Selasa, 06 Desember 2016

Kisah Para Nara

Deretan tragedi lantang menggonggong
Dilematika merasa hebat padahal kosong
Diterkam keimanan yg rapuh dan bolong
Drama dengan naskah penuh bohong

Pujangga lari dari pena dan kertas
Penyanyi berekspresi lupa musikalitas
Penari berliuk-liuk takut sebuah batas
Perupa membentuk karya yg mudah retas

Kau bilang agama? Aku bilang rasis
Kau bilang keyakinan? Aku bilang egois
Kemanusiaan? Aku bilang mistis
Kau bilang Tuhan? Aku rasa itu iblis

Anak kecil melukis di atas tanah berpasir
Mendengar makian semakin berdesir
Tanah yang tak aman lagi untuk bersisir
Teriakan ego melebihi suara petir

Kemanusiaan mereka injak-injak, kawan
Dimana kalian para Satria kebangsaan?
Sudahi tidur lelapmu dalam kesepian
Kembalikan tanah ini menjadi rupawan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar