Minggu, 12 Maret 2017

Nara(si)

Tidak ada komentar :

Daun tak bertanya kenapa jatuh
Gedung tak memaki saat runtuh
Menyapa bumi tanpa menuduh
Bersentuhan tanah hingga luluh

Malam malam diakhiri oleh subuh
Sinar terang setia tanpa keluh
Merawat rasa melupakan gaduh
Benih damai biarkan tumbuh

Embun pagi tak berkeruh
Menyegarkan hidup tanpa jenuh
Keutuhan tak boleh rapuh
Kebersamaan saling mengasuh

Terikat mesra saling rengkuh
Berpadan warna dengan kukuh
Bebas terpola tanpa tutuh
Perdamaian jangan mudah diracuh

Pakaian kotor langsung dibasuh
Obati luka biar sembuh
Kemajemukan tak boleh gaduh
Kemanusiaan harus tetap utuh

Read More

Selasa, 07 Maret 2017

Per(empu)an

Tidak ada komentar :

Tubuhnya gemulai bukan lunglai
Menari-nari demi buah hati
Keringat demi orang yang dicintai
Juang sering tidak dihargai

Bangun pagi untuk sesuap nasi
Tidak lupa memasang dasi
Tetap saja jadi korban diskriminasi
Gerakannya selalu dianggap basi

Setara hanyalah sebuah delusi
Harapannya bukanlah fantasi
Keras mewujudkan imajinasi
keadilan adalah sebuah prestasi

Gumam dalam fiksi
Isak mengalir menjadi narasi
Doa doa menemani ekspresi
Perjalanan setia sebuah edukasi

Sentuhan lembut makhluk proporsi
Melukis kebaikan untuk revolusi
Hempaskan senyum harap disfraksi
Ketulusannya tanpa kontroversi

Hadir merindukan independensi
Samar jelas layaknya fluktuasi
Waktu tak henti tanpa filterisasi
Makhluk lain pun tetap arogansi

Kesamaan hak tanpa abrasi
Kewajiban berdasarkan asumsi
Meremukkan atas nama esensi
Memilin niat tanpa proklamasi

Jalan panjang sudah terlalui
Degenerasi dilindasi tanpa prosesi
Aktualisasi tak akan mati
Hingga tiba hari yang dinanti

Read More

Senin, 06 Maret 2017

Bulan Puisi

Tidak ada komentar :

Bulan ini bulan puisi
Isilah dengan hal-hal berisi
Bulan ini bulan puisi
Isilah dengan imajinasi

Bulan ini bulan puisi
Menulis bukanlah hal basi
Bulan ini bulan puisi
Hal basi itu bicara tanpa isi

Bulan ini bulan puisi
Berdamailah tanpa spasi
Bulan ini bulan puisi
Spasi bisa menimbulkan reaksi

Bulan ini bulan puisi
Kedamaian bukanlah fantasi
Bulan ini bulan puisi
Fantasi damai untuk kaum delusi

Bulan ini bulan puisi
Kembalikan sajak bersama narasi
Bulan ini bulan puisi
Narasi tertulis tanpa ilusi

Bulan ini bulan puisi
Berpikirlah secara presisi
Bulan ini bulan puisi
Bertindak menghadirkan solusi

Bulan ini bulan puisi
Seiya sekata tanpa diskriminasi
Bulan ini bulan puisi
Terwujudnya keadilan yang seksi

Bulan ini bulan puisi
Mesranya cinta​ tak perlu interupsi
Bulan ini bulan puisi
Menjalin rasa tanpa politisasi

Read More

Sabtu, 04 Maret 2017

Narration Of The Heart

Tidak ada komentar :

We love each other
They must know
Like cold and snow
Different but better

Relationship be crazy
Fight bad thing with cozy
Laughing together
Happy forever

Forget bad thing
Doing good thing
Stay cool in everything
Keep dreaming and praying

In light and dark
Fireworks full of spark
Like a bloom in the ark
Foretell the future in bright

Read More

Selasa, 21 Februari 2017

Nyanyian

Tidak ada komentar :

Ganyang-ganyang
Mana teriakan itu?
Apakah tak perlu juang?
Terjebak kepentingan semu

Jangan kotak-kotak atau putih
Terlahir dari satu tanah
Sumber daya yang meriah
Rakyatnya masih sering perih

Gegara satu orang
Barisan nara diturunkan
Kekayaan alam yang diganyang
Kok diam menawan?

Lupakan warna-warni kepentingan itu
Rapatkan barisan jadi satu
Perjuangan menyatu padu
Hajar rongrongan yang beradu

Satu lidi mudah mudah patah
Persatuan lidi membersihkan sampah
Rakyat jangan mudah digoyah
Persatuan menuju gemah ripah

Read More

Kamis, 16 Februari 2017

Gerah

Tidak ada komentar :

Butuh jalan-jalan panjang
Kerasnya upaya daya juang
Dasarkan semua dengan hati tenang
Tibalah hari untuk menang

Hujan turun bersama impian
Membasahi semangat harapan
Gairah baik dalam perjalanan
Tetap berkarya penuh cacian

Hai, penghuni kolong langit
Pertarungan ini semakin sengit
Hal jahat selalu menggigit
Kebaikan janganlah dipingit

Read More

Jumat, 20 Januari 2017

Kontemplasi

Tidak ada komentar :

Langit merendah
Bumi menanjak
Manusia semakin serapah
Perilaku menghadirkan retak

Laut menawar
Danau menjadi asin
Kejahatan semakin berkelakar
Niat baik semakin miskin

Pohon merunduk
Ilalang mendangak
Tirai rasa semakin membungkuk
Bisul kebencian yang membengkak

Kupu-kupu kehilangan sayap
Cacing terbang dengan gagap
Bertarung dalam senyap
Menunggu waktu mengap-mengap

Matahari enggan bersinar terang
Bulan sungkan pamer keindahan
Dendam berujung perang
Keadaan jauh dari kedamaian

Read More