Sabtu, 21 September 2013
Dua Boru(Putri) Raja menguasai X Factor
Diposting oleh
Unknown
di
06.30
Pagi ini berselancar ke sosial media elektronik, menikmati keindahan pagi dan menyegarkan otak memandang sajian manusia berupa tulisan dan gambar yang tertata rapi dan penuh imajinasi serta fantasi tingkat surga, ibarat istana dongeng beserta taman indah mengelilinginya. Tapi Istana itu ternoda, eh pemandangan pagi ini diganggu oleh sekelompok yang disebut manusia. Ibarat gajah jatuh dipelupuk mata semut, hingga menutupi pandangan. Manusia-manusia itu saling adu sok berpikiran melalui tulisan, adu jotos tulisan cukup menggelitik pembaca.
Tidak ada asap kalau tidak ada api. Asap tebal itu ternyata berasal dari api X Factor Indonesia. Ajang mejengnya manusia yang bersuara indah dan katanya memiliki faktor X (X=RCTI). Keindahan suara indah mereka telah melelehkan banyak korban, sehingga terhanyut dalam balutan-balutan lelehan. Lelehan itu bisa kita sebut pendukung-pendukung para mejengers tersebut.
Lelehan balutan itu saling uji kepanasan, mana yang paling panas?. Balutan yang sering adu jotos argumen lebih ke dua sosok mejengers, yaitu Novita Dewi dan Fatin Shidqia. Memang, mereka berdua adalah kontestan terbaik katanya, benar-benar punya Factor X lah. Para pendukung kedua itu kayaknya terlarut dalam heroisme berlebihan, saling menyerbu dari berbagai sudut, saling mencari celah titik kelemahan lawan, seperti main catur tapi bukan main catur, karena permainan yang mereka sajikan dalam perang itu tidaklah cerdas, karena si Agama lagi dan lagi dipanggil-panggil.
Terpesona keheranan deh, istana indah ternyata cuma ada di dongeng, menggambarkan kehidupan tentram antara satu dengan lainnya, serta saling membangun kebersamaan untuk sebuah visi menuju yang di cita-citakan bersama, pupus sudah!. Apa hubungannya Suara indah dan factor X sama agama yah?apakah bisa dirumuskan dengan metode tertentu kah? nah,....
Kembali ke mejengers, si Dewi dan si Fatin, si Dewi itu Kristen dan si Fatin itu Islam, perbedaan agama antara mereka berdua kini heboh saat mendaki gunung sosial media (perjalanan agak berat). Perbedaan itu kini menjadi trending topic bakal siapakah yang akan menjadi berikutnya?
Bakal siapakah yang akan menjadi berikutnya tanya saja sama RCTI pasti sudah ada jawabannya (sandiwara selama ini).
Capek ah mendaki gunung sosial media ini, lebih baik berenang dulu di media melihat keindahan Danau Toba. Teringat Danau Toba, si Dewi dan si Fatin kan si boru ni Raja (Boru ni Raja=Putrinya Raja, istilah ini dipakai untuk perempuan Batak), berarti mereka masih saudara dong, satu darah lah pula dari si Raja Batak. Ternyata Novita Dewi Marpaung masih kerabat dengan Fatin Shidqia Lubis, sama-sama orang Batak mereka coi. Si agama kan urusan pribadi toh, kalau Batak urusan Kita!
Terus kenapa yang lain sewot ga jelas ya? Go Boru Marpaung dan Go Boru Lubis
Selamat Pagi, Horas Indonesia!!!
(Ini tulisanku 16 April 2013)
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
.jpg)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar