Senin, 14 Oktober 2013

Cantik itu....

Cantik itu .......

Cantik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah 

  • Elok, molek (terkait perempuan)
  • Suka menarik perhatian laki-laki, genit
Pengertian cantik yang pertama menurut KBBI sepertinya khusus memberi pengertian fisik atau kondisi wajah. Dan pengertian kedua dari KBBI inilah yang menarik yaitu suka menarik perhatian lelaki, berarti genit atau berperilaku menggoda para pria. 

Kalau kita lihat dari pengertian cantik menurut KBBI yang pertama, cantik merupakan penjelasan dari kondisi wajah perempuan yang elok atau molek. Penilaian akan perempuan itu cantik atau tidak, kita pasti sudah tahu bahwa itu tergantung siapa yang menilainya. Tidak ada parameter khusus yang menjelaskan bagaimana perempuan itu bisa dikatakan cantik.

Sekilas kita coba beri parameter cantik dengan pandangan suka-suka. Cantik itu memiliki kulit wajah yang mulus, hidung mancung, bertubuh langsing dll... Dengan parameter itu, maka jumlah perempuan yang bisa dikatakan cantik itu tidak sedikit, apalagi jika kita bandingkan jumlah pria dan perempuan yang berbanding 1:3 katanya.

Dan memang tidak sedikit perempuan yang tidak percaya diri akan dirinnya sendiri. Banyak perempuan yang rela dirinya tersiksa bahkan bisa disebut terlalu memaksa untuk bisa dikatakan cantik oleh orang-orang. Banyak cara dilakukan kaum perempuan yang kurang percaya diri ini agar cantik, misalnya operasi plastik dimana-mana, perawatan tubuh dengan bahan-bahan kimia yang sebenarnya bahan yang cenderung berbahaya serta berpikir kalau memakai pakaian dengan trend terbaru, merasa menambah kecantikkannya.

Banyaknya perempuan tidak percaya diri ini mungkin disebabkan faktor globalisasi saat ini. Makna kecantikan itu telah dikaburkan oleh industri kosmetik, industri pakaian dan banyak lagi.

Kembali ke,
Kecantikan seorang perempuan itu benar seperti penjelasan kedua pengertian cantik menurut KBBI. Kecantikan itu dapat menggoda mata dari para lelaki yang memandangnya. 

Jika para lelaki memilih pasangannya berdasarkan kategori cantik semata, maka akan banyak pilihannya untuk membuat kebijakan tentang siapa yang akan menjadi pasangannya. Di saat para lelaki telah menemukan pasangannya yang berlandaskan penilaian pertama, yaitu cantik. Besar kemungkinan lelaki tersebut akan tetap melirik-lirik terus kaum perempuan yang cantik lainya atau bisa dikatakan perempuan yang lebih cantik lainnya. 

Kenapa begitu? iya begitulah, karena setiap mata memandang dalam perputaran waktu, maka sosok yang cantik akan selalu menghiasi pandangan itu.  

Padahal makna  kecantikan seorang perempuan tidaklah sebatas kondisi fisiknya saja. Padahal kecantikan sejati itu menurutku merupakan perwujudan keindahan tulus perilaku dan polosnya wajah serta bagaimana perempuan itu menghormati dirinya sendiri.

Jumlah perempuan cantik itu tidak sedikit, makanya bisa jadi para lelaki dengan sesukanya berganti-ganti pasangannya disebabkan menemukan perempuan cantik atau lebih cantik lainnya. Mulai berumur dini mengetahui perempuan hingga ajal menjemputpun, pandangan semata akan keberadaan perempuan cantik tetap menghantui penglihatan.

Singkat cerita, jika menuruti kepuasan mata saja, mau sampai kapan kita membuat standar memilih pasangan karena berwajah cantik. Berwajah cantik belum tentu perilakunya cantik apalagi ketulusannya.


(Hahahahaha, ntah apapun maksud dari tulisan ini....)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar