Selasa, 29 Oktober 2013

Cinta Ibarat Sebatang Rokok

Suatu hal yang menarik dan berbahaya, begitu pula dengan cinta..

Rokok adalah suatu benda atau hal yang menarik karena memberikan sebuah kenikmatan yang luar biasa kepada para pengguna rokok. Rokok dapat memberikan sebuah stimulus kepada para pemakainya sehingga memunculkan semangat dalam melakukan sesuatu hal. Rokok telah banyak mempengaruhi pemikiran manusia dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Rokok diisap secara perlahan-lahan kemudian asap dibiarkan mengalir mengelilingi otak kita dan berputar-putar di paru, memacu detakan jantung lebih cepat, setelah itu kita keluarkan kembali melalui mulut dibarengi hidung kita, uhh nikmatnya,,,,, 

Peristiwa yang secara naluri memacu adrenalin dalam menikmati rokok tersebut. Begitu juga dengan cinta, cinta merupakan suatu hal yang dapat memberikan stimulus dan warna-warni dalam kehidupan, cinta merangsang kita agar lebih semangat hidup.

Berawal dari kenalan kemudian dilanjutkan dengan perasaan suka dan lama kelamaan rasa sayang akhirnya setelah tiba pada waktunya akan keluar kata cinta. Perasaan cinta mengakibatkan jantung telah berdetak lebih cepat kemudian mempengaruhi otak kita seterusnya menstimulus diri kita menikmati perasaan tersebut.

Rokok terdiri dari berbagai merk, mulai dari rasa yang paling nikmat dan kemasan terbaik hingga rasa paling tidak nikmat serta kemasan terburuk. Walaupun rokok memiliki banyak merk tetapi setiap kaum perokok pasti punya pilihan rokok pribadi sesuai karakter dan selera masing-masing, dia tidak akan mengganti merk rokoknya walaupun banyak pilihan rokok yang tersedia. Begitu juga dengan cinta, perasaan cinta tidak akan mudah berpaling ke lain hati karena pilihan hatinya sudah terpanah pada satu hati pilihan perasaan cinta tersebut. Rokok memilki daya tarik tinggi untuk menikmatinya dan berpotensi besar dalam merusak kesehatan dan pikiran kita, terkadang rokok dapat mengorbankan porsi makan seorang perokok, seperti juga dengan cinta, memiliki daya tarik tinggi serta berpotensi besar dalam merusak pikiran sesorang. Pada saat cinta lagi berpihak, kita merasa adalah orang paling berbahagia dan ketika cinta itu tidak berpihak seolah-olah dunia ini kejam. Cinta telah banyak memakan korban jiwa, karena cinta mereka tidak dapat dimiliki serta ketergantungan terhadap cintanya tersebut, korban jiwa akibat rokok juga banyak karena zat berbahaya yang terkandung dalam rokok tersebut merusak kesehatan perokok.

Kenikmatan dari sebatang rokok itu tidak bisa dinikmati selamanya karena panjangnya dari sebatang rokok hanya beberapa cm aja dan setelah itu usai semua kenikmatan semu itu, sama halnya dengan cinta, tidak ada cinta selamanya karena umur manusia dibatasi oleh kematian, karena ga ada cinta dibawa mati.

Hati-hati dengan rokok maupun cinta,keduanya sama hal yang dapat memberikan kenikmatan serta kesengsaraan…

Merokoklah dengan rasa cinta

Tidak ada komentar :

Posting Komentar